KOUHAKU GASSEN 2016 – Bunkakai

Foto Bersama usai Bunkakai (Kouhaku Gassen 2016)
Foto Bersama usai Bunkakai (Kouhaku Gassen 2016)

Pada 26 November 2016, rangkaian terakhir dari Kouhaku Gassen diadakan. Kali ini, nama rangkaiannya adalah Bunkakai. Akagumi dan Shirogumi kembali bertanding memperebutkan wanita idaman mereka.

Pertarungan kali ini menuntut tiap anggota masing-masing tim untuk menunjukkan skill mereka sesuai dengan divisi masing-masing. Untuk Divisi Odori, tiap tim wajib menarikan tarian Jepang. Untuk Divisi Musik, tiap tim wajib menyanyikan lagu Jepang dengan diiringi band masing-masing. Untuk Divisi Masak, tiap tim harus dapat memasak masakan sesuai dengan bahan dan waktu yang telah diberikan.Divisi manga harus menampilkan manga yang tiap tim ciptakan sendiri dan nantinya masing-masing tim melakukan dubbing. Untuk cosplay, tiap tim memberi perwakilan kabaret. Tiap perlombaan divisi dinilai oleh juri-tachi yang merupakan senpai-senpai UKJ.

Pertarungan Akagumi vs Shirogumi dimenangkan oleh Akagumi. Usai pemberian hadiah, kegiatan Kouhaku Gassen 2016 resmi ditutup dengan foto bersama.

Mina-san, ganbatte!

KOUHAKU GASSEN 2016 – Undokai

Dokumentasi acara Undokai
Dokumentasi acara Undokai

Ohayou minna,

12 November lalu, UKJ menyelenggarakan Kouhaku Gassen, yaitu acara internal untuk mendekatkan kouhai baru dengan senpai-senpai UKJ. Acara ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Undokai dan Bunkakai.

Undokai adalah rangkaian acara yang pertama diselenggarakan. Anggota UKJ yang sebelumnya telah dibagi menjadi 2 tim yaitu Akagumi dan Shirogumi, dituntut untuk membawa timnya menuju kemenangan melalui games olahraga.

Undokai diawali dengan pemanasan di Sekre UKJ, dilanjutkan dengan bermain beberapa permainan tim di Saraga ITB hingga sore hari.

Seru ya!

誕生日おめでとう, UKJ! ♥

massa yang hadir :D
誕生日おめでとう 😀

Ohayou, minna~

Pada tanggal 19 September 2016 kemarin, UKJ merayakan hari jadinya yang ke-19. Acara dilakukan di Tunnel ITB dan dimulai sekitar pukul 7 malam.

Perayaan dimulai dengan pembukaan dari Kepala Bidang Kekeluargaan dan Apresiasi UKJ selaku penyelenggara. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Buchou periode 2016/2017 yaitu Sashi. Continue reading “誕生日おめでとう, UKJ! ♥”

Sewa Yukata (Yukata for Rent)

Konnichiwa mina-san.
Yukata-yukata yang disewakan oleh unit kebudayaan kini semakin bertambah lho. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat katalog terbaru kami ya.

Katalog terbaru : http://bit.ly/katalogukjitb2015

Katalog-katalog lama :
http://bit.ly/katalogukjitb2update
http://bit.ly/katalogukjitb

Untuk harga sewa tergantung pada jenis yukata sesuai harga di katalog terbaru.

Untuk keterangan lebih lengkapnya silahkan hubungi Rizki Alif Salman Alfarisy (081214749867)  atau OA LIne UKJ (@ukjitb ) atau mengunjungi Sekre UKJ ITB di Sunken Court W-08 UKJ.
Arigatou~

Bunka no Hi

Halo semua, sebentar lagi UKJ ITB akan mengadakan event Bunka no Hi! Event ini pertama diadakan tahun 2014 dan tahun ini akan diadakan tanggal 4 April! Apa sih sebenernya event Bunka no Hi ini? Silahkan dibaca 🙂

Setsubun

Halo, ketemu lagi di artikel bulan budaya. Kita sudah masuk ke bulan Februari nih. Festival apa ya yang ada di bulan Februari? Nah, festival yang paling terkenal di bulan Februari adalah Setsubun. Pasti sudah pernah dengar kan? Apa aja sih yang dilakukan saat Setsubun? Yuk kita telusuri.

Setsubun (節分) memiliki arti “pembagian musim”. Setsubun jatuh pada tanggal 3 Februari setiap tahunnya, yaitu satu hari sebelum awal musim semi.

Setsubun identik dengan ritual melempar kacang. Ritual melempar kacang ini dikenal dengan nama mamemaki (豆撒き), yang arti harafiahnya adalah “melempar kacang”. Kacang yang dilempar adalah kacang kedelai, yang . Kacang ini dilempar keluar rumah atau kepada seorang anggota keluarga yang menggunakan topeng oni. Topeng oni ini kadang-kadang dibuat dan digambar sendiri lho, terutama oleh anak-anak. Tujuan melempar kacang ini adalah untuk mengusir roh jahat. Sambil kacang dilempar, orang-orang akan berkata “Oni wa soto, fuku wa uchi.” (鬼は外、福は内) yang berarti “Roh jahat keluarlah, keberuntungan masuklah!”

Topeng oni yang dibuat sendiri oleh anak-anak

Tidak hanya di rumah, perayaan Setsubun juga dilakukan di kuil-kuil. Di kuil Senso-ji, Asakusa, yang datang mencapai 100.000 orang lho!

Selain mamemaki, ada juga kebiasaan untuk memakan eho-maki (恵方巻), salah satu jenis makizushi yang tidak dipotong. Eho-maki ini harus dimakan sambil menghadap ke arah mata angin keberuntungan sesuai perhitungan zodiak tahun itu, dan harus dimakan dalam sekali lahap. Kebiasaan ini sebenarnya berasal dari daerah Kansai, namun kini kebiasaan ini sudah tersebar ke seluruh Jepang.

Nah begitu kira-kira yang dilakukan saat Setsubun, ayo siapkan kacang dari sekarang!